Perusahaan Bisnis MLM Terbaik di Indonesia Bisa Online atau Offline

Apa bisnis mlm terbaik bisa online atau offline?

Ini pertanyaan saya beberapa tahun yang lalu. Ya, saya memang sempat mencari perusahaan bisnis MLM apa yang terbaik karena saat itu saya memang ingin memulainya. Saya tidak diprospek orang, tetapi atas keinginan saya sendiri.

Bukan tidak ada yang mengajak bergabung dengan MLM tertentu. Banyak sebenarnya baik secara online maupun secara offline. Ada juga yang datang ke rumah. Ada juga saudara yang mengajak. Ada yang mengundang ke pertemuan.

Tapi saya tidak mudah terbujuk rayu ajakan mereka. Saya ingin memilih berdasarkan hasil pemikiran sendiri tanpa pengaruh dari orang lain. Saya ingin menilai secara objektif pilihan saya. Jika saya memilih atas rayuan orang, mungkin pendapatnya akan subjektif. Semua orang ngaku MLM-nya yang terbaik bukan?

Kenapa Saya Mencari Bisnis MLM Terbaik Bisa Online atau Offline?

Saya sendiri niatnya ingin menjalankan secara online karena kemampuan saya sejak lama di pemasaran internet. Tapi saya juga mencari yang bisa offline selain agar bisa diikuti oleh mereka yang belum melek internet, juga bisnisnya jelas dan real.

Saya ingin yang bisa dijalankan secara online agar saya tidak perlu kemana-mana. Agar saya tidak perlu door to door, tidak perlu mengejar prospek, tidak perlu banyak pertemuan dan sebagainya. Saya ingin menjalankan bisnis ini di belakang meja. Kenapa, ya karena saya punya keterbatasan.

Saya Memilih Dengan Ilmu

Pernah ada teman yang menunjukan bonus harian yang menggiurkan. Memang angkanya waw saat itu. (Sekarang sudah tidak lagi, he he). Apakah saya tertarik? Jika saya hanya melihat bonus itu saja, mungkin tertarik. Hanya saja, jauh-jauh hari saya sudah banyak mempelajari tentang MLM.

Karena saya sudah mempelajarinya sehingga saya mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk. Bonus uang besar bukanlah kriteria utama bagi saya. Saya ingin yang terbaik secara utuh dari segala sisi. Bonus tentu saja, tetapi buat apa bonus besar tetapi hanya sesaat?

Kemudian, buat apa bonus besar jika mengikuti bisnis yang ilegal dan haram? Jadi saya tidak langsung tergiur. Saya pelajari dulu sistemnya. Karena sudah cukup mempelajari dan saya tidak ikut bisnis apa pun saat itu, maka saya menilai lebih objektif. Meski pun bonus hariannya begitu menggiurkan.

Dengan ilmu saya memahami kriteria bisnis MLM yang baik dan buruk. Saya membaca dari berbagai sumber independen, bukan bertanya kepada anggota MLM tertentu. Jika saya bertanya kepada anggota MLM A, maka dia akan mengatakan MLM A adalah yang terbaik. Dia akan terus membela diri, bahwa MLM dia yang terbaik.

Nah karena saya mempelajari dari sumber independen yang tidak terkait dengan MLM tertentu, maka penilaiannya lebih objektif.

10 MLM Terbaik di Indonesia

Saya pernah mencoba membaca beberapa artikel yang membahas 10 MLM Terbaik di Indonesia. Pas saya baca, banyak diantara yang malah membahas MLM lama. Mungkin terbaik dulu dan sekarang nyatanya nyaris tidak terdengar. Saya tidak mengerti bagaimana artikel itu dibuat. Anehnya beberapa artikel itu mirip-mirip.

Dan, MLM yang saya pilih tidak ada pada 10 MLM terbaik. Yang membuat penilaian itu entah siapa dan atas kriteria siapa. Dan saya juga tidak butuh 10 yang terbaik, tetapi cukup satu yang mau saya jalani saja. Bisa online dan bisa offline.

Ciri-ciri MLM yang Baik dan Benar

Dulu ada beberapa buku tentang MLM yang ditulis oleh Andrias Harefa dan Tarmizi Yusuf. Plus masih ada buku karangan luar negeri. Dari buku-buku itulah saya mempelajari berbagai sistem yang dianggap MLM, karena memiliki penjualan berjenjang.

Tarmizi Yusuf menjelaskan kriteria MLM yang baik, yang saya ringkas menjadi seperti ini:

  • Pendaftarannya tidak terlalu mahal, murah, hanya untuk administrasi dan membeli starter kit. Tidak ada pembaigian bonus dari pendaftaran.
  • Ada pelatihan teratur, baik dilakukan oleh kelompok maupun dibawah koordinasi perusahaan.
  • Perusahaannya jelas, berbadan hukum dan lokasinya diketahui secara pasti.
  • Marketing plannya jelas, transfaran, dan adil.
  • Ada produk yang dijual. Kalau tidak mau marketing apa? Ingat, salah satu huruf M dari MLM adalah marketing.
  • Produknya berkualitas, bukan produk murah dimahal-mahalin. MLM yang benar, bonus dan hidup matinya dari produk.
  • Harga produk wajar. Bukan murah, tetapi wajar. Sedikit mahal jika sesuai dengan kualitas, itu tidak masalah.

Bagaimana dengan MLM yang saya pilih? Ya masuk ke dalam kriteria ini.

Ciri-ciri MLM yang Halal dan Haram

Saya tidak cukup hanya baik dan benar saja, sebagai seorang Muslim, saya ingin yang halal. Memang ada sebagian orang yang mengatakan semua MLM haram. Ada juga yang sebaliknya mengatakan semua MLM halal. Jelas pendapat ini tidak masuk akal bagi saya, keduanya.

MLM sama dengan bisnis lainnya ada yang halal dan ada yang haram. Bisnis apa pun, bisa halal bisa haram. Baik dilihat sistem maupun produk. Contoh bisnis ayam potong, itu bisa halal atau haram. Saat sistem memotongnya salah, maka bisa jadi haram, meski pun ayam itu pada dasarnya halal.

Yah, di luar sana banyak perdebatan. Saya bisa saja berdebat, tapi saya memilih menghindari perdebatan. Satu sisi saya bukanlah seorang ahli fiqh. Begitu juga lawan debat saya. Akhirnya debat kucing. Ada orang yang mengklaim hukumnya karena kata usatdznya. Saya juga punya ustadz.

Lalu bagaimana saya menentukan sikap? Saya punya MUI. Jika kata si ustadz anu haram, ternyata kata MUI halal, maka saya pilih halal atau sebaliknya. Sekali lagi, perbedaan itu wajar, tetapi saya pilih yang paling bisa diyakini.

MUI itu majelis, yang namanya majelis itu tidak sendiri. Saat sebuah keputusan atau fatwa dihasilkan oleh sekelompok orang-orang yang ahli, maka kemungkinan salahnya lebih sedikit. Ini bagian dari ijitihad. MUI tidak menghalalkan semua tetapi juga tidak menghalalkan semua. Ada kriterianya.

Saya sudah membahas di artikel ini tentang halal dan haram MLM. Jadi, asal sesuai dengan kriteria halal MUI, maka saya akan memilihnya. Cara gampang bahwa sebuah MLM itu sudah sesuai dengan kriteria MUI, maka perusahaan tersebut sudah memiliki sertifikat dari Dewan Syariah Nasional MUI.

Mungkin, yang belum memiliki sertifikat bisa saja sesuai syariah, tetapi Anda harus memeriksanya. Periksa sistem perusahaan tersebut bandingkan dengan fatwa MUI. Tapi, saya terlalu pusing untuk melakukan ini. Biarlah ahlinya di sana yang memeriksa dan saya ikut saja.

Memilih MLM Terbaik atau Terbaru?

Saya lebih memilih MLM terbaik. Terbaru belum tentu terbaik, bahkan belum tentu baik sama sekali. Sehingga saya tidak memilih MLM terbaru, tetapi memilih yang paling baik.

Kenapa ada orang yang memilih MLM terbaru? Karena sebuah mindset yang salah. Dia pikir kalau MLM terbaru, belum banyak yang bergabung sehingga dia bisa berada di posisi puncak dan bisa dengan mudah mengajak orang. Masalahnya buat apa jika tidak tidak lama kemudian ambruk atau ternyata tidak baik?

Ya, memang ada “pemain jaringan” yang pekerjaannya seperti itu. Mengejar MLM baru, dia gabung dan mengajak “gerbongnya” kemudian dia mendapatkan banyak uang. Untungnya mereka tidak bisa bermain di MLM yang benar. Kasihan para pengikutnya.

Jika Anda termasuk suka ikut-ikutan seorang “leader” dari satu “MLM” ke satu “MLM” terbaru, lebih gunakan pikiran Anda. Jangan hidup dengan cara disetir orang. Gunakan pikiran Anda, pikirkan. Kenali MLM yang benar dan baik serta halal. Pilih sendiri kemudian fokus disana. Jangan jadi kutu loncat.

Apa yang saya berikan tanda kutip, itu hanya anggapan. Dianggap leader, padahal hanya memanfaatkan. Disebut MLM padahal money game. Gunakan pikiran Anda secara jernih, jangan hanya mau dipermainkan.

Inilah Pilihan Saya

Dari berbagai pertimbangan tersebut, akhirnya saya memutuskan memilih perusahaan ini. Untuk selengkapnya silahkan KLIK Disini.

1 thought on “Perusahaan Bisnis MLM Terbaik di Indonesia Bisa Online atau Offline”

  1. Pingback: Bisnis MLM Tak Seindah Yang Dibayangkan – Benarkah? Ini Kenyataanya – Rahmat dot Win

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *