Bagaimana Sistem Menjalankan Bisnis MLM Terbaik?

Jika saya ditanya, bagaimana sistem menjalankan bisnis MLM terbaik, maka gunakan sistem yang paling cocok, yang paling Anda nikmati, tidak melanggar peraturan perusahaan, dan tentu harus menghasilkan.

Bukankah harus mengikuti sistem yang digunakan upline? Harus kata siapa? Jika peraturan perusahaan mengharuskan lain lagi. Tapi jika upline Anda mengharuskan karena uplinenya juga melakukan atau karena biasa dilakukan, maka itu bukan sebuah keharusan sebenarnya. Jadi, jawabannya tidak harus.

“Tapi, sistem yang dilakukan upline menghasilkan.”

Sistem Menjalankan Bisnis MLM

Yang saya katakan “tidak harus”, bukan “tidak boleh”. Anda boleh saja mengikuti sistem yang biasa dilakukan dan diajarkan oleh upline Anda. Jika Anda menikmatinya, tidak melanggar, dan juga tentu menghasilkan. Maka, silahkan lakukan.

Sistem Menjalankan Bisnis MLM Anda Sendiri

Tapi Anda boleh membuat sistem sendiri. Ingat, yang dimaksud disini adalah sistem menjalankan bisnisnya. Bukan sistem perusahaan Anda seperti marketing plan, sistem bonus, sistem poin, sistem distribusi, dan siste perusahaannya. Sistem perusahaan jelas tidak bisa diganggu gugat. Yang dimaksud disini adalah sistem menjalankannya.

Ada ungkapan, follow the system, maka Anda akan sukses. Ya, mungkin. Silahkan saja. Bahkan bagi Anda yang bingung mau menjalankan bisnis MLM Anda, maka ikuti saja sistem yang diajarkan oleh upline Anda. Namun jika Anda mampu membuat sistem menjalankan bisnis MLM Anda sendiri, silahkan saja buat.

Mungkin ada leader MLM yang tidak setuju dengan apa yang saya tulis disini. Mereka berhak tidak setuju dan saya juga berhak berpendapat.

Yang penting kita perlu memahami batasan-batasan membuat sistem menjalankan bisnis MLM sendiri. Batasan itu diataranya:

  • Tidak boleh melanggar aturan agama. Karena bisa menjadi haram jika tidak sesuai aturan agama. Misalnya dengan berbohong, sumpah palsu, riba, dan sebagainya.
  • Tidak boleh melanggar aturan negara. Misalnya dengan menipu calon prospek Anda.
  • Tidak boleh melanggar aturan perusahaan MLM Anda. Ya tentu saja, jika Anda tidak mau mengikuti aturannya yang jangan ikut perusahaan tersebut. Contoh aturan perusahaan yang sering dilanggar adalah menjual produk ke konsumen dibawah harga semestinya.
  • Dalam batasan cara-cara yang penuh dengan etika. Misalnya memprospek dengan cara mengganggu, menekan, menakut-nakuti, dan sebagainya. Contoh lain yang melanggar etika adalah menjelek-jelekan perusahaan lain.

Pastikan Sistem Menjalankan Bisnis MLM Yang Anda Lakukan Berhasil

Jika tidak berhasil, buat apa? Terlepas sistem yang Anda tiru dari upline Anda atau pun sistem yang Anda bangun sendiri. Jika tidak menghasilkan, maka perbaiki sampai menghasilkan.

Jika sebuah sistem yang sudah terbukti berhasil bagi orang lain, tetapi tidak berhasil untuk Anda, maka mungkin ada yang salah cara menjalankannya. Jadi jangan dulu menyalahkan sistem, mungkin cara Anda melakukannya masih kurang atau salah. Pelajari sistem dengan baik dan cobalah.

Mungkin membutuhkan skill tertentu untuk menjalankan sistem tertentu. Apakah skill Anda sudah cukup menghasilkan? Apakah kuantitas Anda melakukannya masih kurang? Pastikan Anda sudah menjalankannya secara maksimal.

Selalu ada peluang perbaikan sistem. Ini keyakinan saya, bahkan Anda perlu mengupgrade sistem Anda secara rutin agar menjadi lebih baik dan efektif. Jika ada yang mengatakan sistemnya sudah sempurna atau tidak bisa lebih baik lagi, maka dia bodoh. Mungkin garis besar sistem tidak perlu diubah, namun teknisnya bisa diubah. Meski tidak menutup kemungkinan mengubah garis besar sistem.

Pastikan Sistem Anda Bisa Dijalankan

Saya termasuk orang yang tidak bisa menjalankan sistem yang biasa dilakukan oleh orang-orang terdahulu di bisnis saya. Saya buat sistem sendiri yang bisa saya jalankan dan memberikan hasil. Maka saya jalankan sistem saya. Jika saya bersikukuh menjalankan sistem “biasa” jujur, saya tidak akan mampu (saat itu).

Jadi buat apa sistem yang hebat tetapi tidak bisa dijalankan? Mungkin untuk sebagian orang bisa tetapi tidak untuk sebagian orang. Jangan konyol dengan terus mengatakan “sudah terbukti”. Ya, sudah terbukti untuk sebagian orang, tetapi tidak semuanya bukan?

Terlepas sistem yang Anda jalankan itu hasil belajar dari upline, sistem rancangan Anda sendiri, atau modifikasi dari sistem yang ada, maka pastikan saja bisa Anda jalankan. Juga tentu saja harus menghasilkan seperti dijelaskan diatas.

Duplikasi Tidak Harus Sistemnya

Kadang ada yang berpikir yang namanya duplikasi itu harus sama persis caranya. Menurut saya tidak. Saya lebih memilih duplikasi hasilnya. Jika saya bisa merekrut downline, maka downline saya juga bisa merekrut downline juga. Bagaimana caranya? Ya terserah dia.

Saya mengajarkan 6 sistem yang berbeda untuk menjalankan bisnis. Semuanya secara online. Sistem offline bisa belajar ke perusahaan. Saya berikan kebebasan untuk memilih sistem yang mana dan memodifikasi disesuaikan dengan kemampuan dan minatnya. Nyatanya, meski beda-beda sistemnya, hasilnya sama downline dan penjualan.

Saya lebih suka menduplikasikan semangat saya, kemauan saya, disiplin saya, dan sikap positif lainnya. Ini lebih penting dibandingkan saya hanya menduplikasikan hal-hal teknis. Bahkan jauh lebih penting.

Mung Anda bertanya bagaimana Sistem Menjalankan Bisnis MLM saya sendiri? Tunggu pada artikel berikutnya atau jika Anda bergabung dengan saya, akan saya ajarkan 6 sistem online, salah satunya yang saya gunakan.

1 thought on “Bagaimana Sistem Menjalankan Bisnis MLM Terbaik?”

  1. Pingback: Bagaimana Cara Menjalankan Bisnis MLM Full Online – Rahmat dot Win

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: