Apakah Bisnis MLM Bisa Sukses?

Pertanyaan apakah bisnis MLM bisa sukses, pernah saya tanyakan. Saya pernah mengikuti beberapa MLM sebelumnya dan gagal. Hingga saya pernah tidak mau lagi bergabung dengan bisnis MLM apa pun. “Buktinya” saya gagal sebelumnya.

Sungguh ada kekeliruan cara berpikir saya. Gagal dimasa lalu, tidak menjamin akan gagal lagi. Saya sadar, bahwa kegagalan dimasa lalu itu karena kesalahan saya. Ya, murni kesalahan saya. Bukan salah perusahaan, bukan salah upline saat itu, tapi saya.

Itulah saya berpikir, jika saya mengubah cara saya menjalankan bisnis ini, maka saya memiliki peluang untuk berhasil. Itulah kenapa, beberapa tahun yang lalu saya memutuskan bergabung kembali dengan sebuah keyakinan baru, saya in syaa Allah akan sukses.

Mengapa Banyak Sekali Yang Gagal di bisnis MLM atau Network Marketing?

Kemudahan Bergabung

Sebenarnya sama saja, dengan bisnis lainnya. Saya yakin kegagalan di bisnis pada umumnya itu sama saja dengan kegagalan di bisnis MLM. Serius? Ya serius.

Di bisnis biasa, katanya hanya 5% saja bisnis yang bertahan dan yang sukses jauh lebih kecil lagi. Bagaimana di MLM? Memang angkanya lebih kecil. Kenapa?

Sebenarnya, di bisnis pada umunya, angkanya tidak dihitung semua. Banyak orang yang gagal bisnis biasa bahkan sebelum memulai. Nah orang-orang yang gagal ini tidak dihitung. Artinya jumlah yang gagal itu sebenarnya banyak tetapi tidak masuk hitungan, karena belum dimulai.

Berbeda dengan MLM, dengan mudahnya bergabung, biaya yang murah, tanpa seleksi, dan siapa pun boleh bergabung, maka wajar jika angka kegagalannya besar. Nyaris tanpa seleksi. Berbeda dengan pebisnis biasa yang membutuhkan modal, setidaknya mereka terseleksi. Itu pun tetap hanya 5% yang berhasil.

Jadi bukan MLMnya yang bermasalah, karena tingkat kegagalan bisnis itu sama saja, orangnya-lah yang membuat gagal.

Untung-untungan dan Amatiran

Banyak orang bergabung MLM atau network marketing dengan mindset untung-untungan dan amatiran.

Untung-untungan adalah mereka yang berpikir, setelah bergabung mereka akan mengajak beberapa orang temannya, kalau beruntung mereka akan bergabung. Kemudian kalau beruntung mereka akan mengembangkan jaringan dan akan meraih sukses besar.

Nyatanya teman mereka tidak mau bergabung, kalaulah bergabung tidak mengembangkan jaringan, dan mereka merasa tidak beruntung dan menyerah. Banyak yang seperti ini? Buanyak.

Juga ada yang bergabung dengan MLM tetapi terus saja amatiran. Memang benar, siapa pun bisa bergabung, tapi bukan berarti tidak harus belajar. Naik sepeda saja harus belajar, menggunakan HP saja harus belajar. Kalau tidak belajar, ya tidak akan pernah bisa.

Bisnis MLM adalah sebuah profesi, butuh ilmu dan kemampuan, Anda harus menjalankannya secara profesional. Jika terus amatiran, maka wajar tidak akan menghasilkan alias gagal. Sedihnya, MLM juga yang disalahkan.

Bukan MLM Yang Dianggap MLM

Angka kegagalan yang besar juga, sebagiannya datang dari “bisnis” yang dianggap MLM padahal bukan sama sekali. Contohnya banyak Money Game, jelas akan gagal karena sistem itu dirancang hanya menguntungkan yang diatas. Orang yang dibawah pasti akan gagal.

Orang awam akan menganggap itu adalah MLM. Lagi-lagi, MLM yang disalahkan. Bahkan, gara-gara money game ini, ada yang mengaramkan MLM secara mutlak. Padahal yang dibahas oleh mereka adalah money game tetapi mereka menyamaratakan dengan MLM. Lagi-lagi, MLM kena getahnya.

Bagaimana Dengan Saya?

Saya Memilih Bisnis Yang Benar

Alhamdulillah, saat artikel ini dibuat saya sudah sukses mendapatkan penghasilan yang mencukupi hidup saya sekeluarga. Saya sudah sukses, tapi saya tidak puas sampai disini, saya masih akan meraih sukses-sukses yang lebih besar lagi. Saya semakin yakin bahwa bisa sukses di bisnis MLM.

Ditengah tudingan yang tidak berdasar, saya tetap bisa menjalankan bisnis dengan baik dan meraih prestasi yang saya syukuri. In syaa Allah halal karena bisnis saya, sudah mendapatkan sertifikat sesuai syariah dari Dewan Syariah Nasional MUI. Bukan hanya kata seorang ustadz, tetapi Dewan Syariah Nasional MUI.

Saya Menjalankannya Secara Profesional

Artinya apa?

  1. Saya memberikan alokasi waktu yang cukup untuk menjalankan bisnis ini. Bagaimana dianggap bisnis jika menjalankannya sekedar iseng atau sisa waktu?
  2. Saya meningkatkan kapasitas diri saya, baik ilmu maupun keterampilan sebaik mungkin. Kalau punya kemauan, tempat belajar itu banyak. Baik yang diadakan perusahaan maupun dari berbagai sumber. Kuncinya kemauan.
  3. Saya terus membina mitra-mitra saya (kata orang disebut downline). Saya siapkan berbagai materi, mendampingi, dan siap jika ditanya.
  4. Saya pantang menyerah. Halangan, rintangan, penolakan, kaum nyinyirun, dan sebagainya bukan tidak ada. Tapi saya memutuskan untuk tidak kalah, terus maju hingga berhasil atau Allah yang menghentikan.

Kesimpulan

Saya yakin, Anda bisa sukses di bisnis MLM jika Anda:

  1. Memilih bisnis yang benar, sistem yang benar, bukan sistem binari, piramid, dan money game. Pilihlah bisnis yang sudah disetujui APLI atau Dewan Syariah Nasional MUI.
  2. Jalan bisnis Anda secara profesional, karena ini bisnis bukan iseng.

Jadi, Apakah Bisnis MLM Bisa Sukses? Jawabannya: in syaa Allah bisa.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *